Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat siang pembaca Blogger STMIK MJ. Kali ini saya akan memposting tugas kuliah saya pada :
Baiklah sekilas saya akan ulas mengenai sejarah sistem operasi .
Pengertian Sistem Operasi
Sebelum
mengulas sejarah sistem operasi, ada baiknya kita mengerti apa itu sistem
operasi.
Sistem
operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan
perangkat
keras
komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan
sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan
dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan
keunggulan masing-masing.
Pengertian
sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat
pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke
pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan
sumber-daya sistem komputer.
Adapun
beberapa pengertian sistem operasi menurut para ahli.
MCLEOD
(PEARSON)
Sistem
operasi adalah program-program komputer yang mengendalikan sumber daya piranti
keras dan piranti lunak komputer kita
ALI
ZAKI (SMITDEV)
Sistem
operasi adalah software yang mengoperasikan atau menjalankan komputer
WAHANA
KOMPUTER
Sistem
operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori
komputer pada saat komputer dinyalakan
HAER
TALIB
Sistem
operasi adalah program utama yang langsung berinteraksi dengan bahasa yang
dikenal oleh mesin komputer (bahasa mesin)
M.
SUYANTO
Sistem
operasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen software yang
berfungsi untuk mengontrol seluruh kegiatan di dalam komputer
ZAINAL
ABIDIN
Sistem
operasi adalah program utama dalam sebuah komputer
FERY
INDAYUDHA
Sistem
operasi adalah sebuah sistem yang diperlukan untuk dapat menjaankan semua
palikasi program/software yang ada di komputer
Fungsi
Dari sistem Operasi Komputer
Setelah
kita memahami pengertian dari sistem operasi, kita juga harus memahami fungsi
dari sistem operasi. . Berikut ini adalah 8 fungsi sistem operasi :
- Resource Manager : Mengalokasikan sumber daya, maksud sumber daya
disini adalah hardware seperti memori, CPU, Printer, disk drive dan
perangkat lainnya.
- Coordinator : menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang
kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah disusun
sebelumnya.
- Interface: sebagai perantara antara pengguna (user) dengan
hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat atau mudah digunakan
(User Friendly). Pengguna tidak akan dikhawatirkan dan dirumitkan
oleh bahasa mesin atau perangkat level bawah.
- Guardian: menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan
memberi pengawasan pada pembacaan/penulisan/eksekusi data dan program.
- Gatekeeper: mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log)
kedalam sistem dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan
ketika telah log dalam sistem.
- Optimizer: menjadwal pemasukan (input) oleh pengguna,
pengaksesan basis data, proses komunikasi, dan pengeluaran (output) untuk
meningkatkan kegunaan.
- Accountant: mengatur waktu CPU (CPU time), penggunaan
memori, pemanggilan perangkat I/O (masukan/keluaran), disk storage
dan waktu koneksi terminal.
- Server: untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan
pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses
file.
Sejarah Sistem Operasi
Setelah
kita sudah memahami pengertian sistem operasi dan fungsinya, berikut ulasan
mengenai sejarah perkembangan sistem operasi dari massa ke massa .
1.
Generasi Pertama (1945 - 1955)
Sistem operasi generasi pertama
merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti
sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada yang namanya sistem
operasi komputer, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan
secara langsung.
Lebih dikenal dengan mikrokontroler,
yaitu komponen elektronika aktif keluarga IC yang di dalamnya sudah ditanamkan
sebuah firmware, yang mana firmware ini dibuat menggunakan bahasa aras rendah
(bahasa assembly) dan metode ini lebih dikenal dengan istilah Embedded
System yaitu sistem yang tertanam. Dimana sistem didedikasikan untuk fungsi
khusus/terbatas, fungsi semacam ini sering disebut dengan istilah Specific
Purpose.
Adapun kombinasi dari memori gigih
(ROM) dan kode program yang tertanam didalamnya itu sering disebut dengan
istilah “Firmware”.
Contoh : traficlight, jam digital,
kalkulator, mesin cuci, mp3 player, hp jadul/mono-chrome, dll.
2.
Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch
Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu
dieksekusi secara berurutan. Jadi proses pertama dikerjakan sampai selesai,
kemudian baru proses yang lain, begitu seterusnya. Pada generasi ini sistem
komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi
telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS (Fortran Monitoring System
/ since 1950) dan IBSYS (International Business System) operating sistem hasil
pengembangan FMS yang di miliki oleh IBM untuk computer IBM7090.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini sistem operasi
dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai
interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem
operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan
multi-programming (melayani banyak program sekali gus), sehingga fungsi OS
seperti ini sering disebut dengan istilah General Purpose yaitu sebuah sistem
yang memiliki fungsi umum seperti fungsi untuk melayani user, sementara itu
Sistem Operasi pada generasi ini masih berbasis Command Line Intrerface (CLI),
sehingga masih sedikit user yang dapat menggunakannya, umunya adalah kalangan
programmer.
Ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T (American
Telephone and Telegraph), bekerja sama dengan MIT (Massachusetts Institute of
Technology ) dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics
(Multiplexed Information and Computing Service). Nah, sistem operasi
Multics ini awalnya didesain dengan harapan mampu menciptakan beberapa
keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun
pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena
sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata
lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak
terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.
Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan
Multics, yaitu Ken Thompson dimana dia sendiri adalah pencipta bahasa
pemrograman B, sementara itu bahasa pemrograman B merupakan penyempurnaan dari
bahasa pemrograman sebelumnya yaitu BCPL ( Basic Combined Programming Language
) yang diciptakan oleh Martin Richard, kemudian Dennis Ritchie pencipta bahasa
pemrograman C, yang mana adalah hasil penyempurnaan dari bahasa pemrograman B.
Mereka secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan
akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics
bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX. Nama UNIX diberikan oleh Brian
Kernighan untuk memberi penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama).
Tahun 1977, Mike Lesk mengembangkan "ported I/0 library", pustaka
untuk mengatasi kesulitan membawa UNIX dari satu komputer ke komputer lain
karna perbedaan penanganan sistem masukan dan keluaran dari setiap komputer.
Unix pertama kali dibawa kedalam laboratorium Interdata 8/32, komputer mikro
yang sama dengan PDP-11. Tahun 1978, sistem operasi UNIX dibawa kedalam
komputer mini VAX. Hingga saat ini, Unix masih banyak sebagai sistem
eksperimental.
Awal 1973 lebih dari 16 AT&T atau Western Electric di luar laboratorium
Bell menjalankan sistem operasi Unix, Unix kemudian menyebar.
Perusahaan-perusahaan mulai melakukan port terhadap Unix untuk mesinnya
sehingga bermunculan beberapa varian Unix. Tahun 1977 sedikitnya 500 tempat
menggunakan sistem operasi Unix, 125 diantaranya adalah perguruan tinggi dan
lebih dari 10 negara asing. Pada tahun 1977 juga keluar Unix Versi 6 yang
memiliki dukungan komersial.
Universitas California di Berkeley membayar 400 (dalam satuan dollar) untuk
mendapatkan sumber Unix yang didalamnya terdapat kode sumber Unix yang lengkap.
Bill joy dan Chuck Haley, lulusan dari Berkeley, mulai mengubah. Tahun 1978
Bill Joy mengeluarkan 30 salinan koleksi program dan modifikasi Unix dengan
biaya pengganti media dan pengiriman seharga 50 (dalam satuan dollar).
Lebih dari 6 tahun Berkeley mendapat dana dari ARPA untuk mengembangkan Unix
yang kemudian disebut dengan BSD Unix. banyak pengembangan yang telah dilakukan
seperti multitasking, penamaan file dengan jumlah karakter sampai dengan 255
karakter, dan kemampuan untuk digunakan di komputer lokal. pada tahun yang sama
AT&T tetap mengembangkan Unix versinya, dan mulai khawatir akan kepopuleran
BSD Unix. AT&T mengembangkan produk komersial Unix, yang disebut UNIX
System V dan menyatakan sebagai standart Unix, dan menyatakan bahwa BSD Unix
bukan merupakan produk Unix yang standart dan tidak kompetible, Pernyataan ini
dikeluarkan oleh AT&T untuk meredam kepopuleran BSD Unix, juga karna hak
cipta ada pada AT&T, BSD Unix dinyatakan sebagai BSD 4.2. dengan lisensi
Berkeley dengan AT&T Universitas dapat secara bebas.
Prinsip Pemrograman UNIX
UNIX memiliki suatu budaya
pemrograman yang menarik. Salah satunya adalah yang seperti dikatakan oleh
Douglas McIlroy : Buatlah program yang hanya melakukan satu tujuan tetapi
benar-benar melakukannya dengan baik. Buatlah program-program yang saling
bekerja sama. Buatlah program dengan interface teks, karena teks adalah
interface yang universal. UNIX akhirnya memiliki keunggulan seperti yang
diharapkan pada awal penciptaannya yaitu:
Kelebihan :
- Multilevel Filesystem
- Multiprosesor, dapat
memanagement banyak prosesor
- Multiuser, dapat digunakan oleh
banyak pengguna sekaligus
- Multitasking, dapat menjalankan
tugas secara bersamaan dalam satu waktu
- Desain arsitektur yang
independen terhadap suatu hardware
- Berbagai device dapat dianggap
sebagai file khusus
- Memiliki user interface yang
sederhana
- Cocok untuk lingkungan
pemrograman
- Memiliki utilitas yang dapat
saling digabungkan.
- Portabilitas yaitu dapat
diadaptasikan dengan mudah ke komputer lain
- Sistem file hirarkikal,
pengorganisasian informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat
dan diakses.
- Sistem file stabil untuk
database, server Internet, Intranet, file-server dan Internet-client
- Mempunyai kinerja yang lebih
baik daripada Windows NT
- UNIX adalah sistem operasi yang
hampir gratis
- Digunakan untuk Riset dan
pengembangan Operating Sistem
Kelemahan :
- Tampilan kurang menarik
- Membutuhkan memori yang cukup
besar
- Tidak User Friendly
- Harganya Super Mahal. Dan
berikut ini adalah daftar biaya license terbaru dari OS. UNIX beserta
biaya untuk Upgrade, yang dilansir oleh www.estima.com
4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan
komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling
terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan
dengan Graphical User Interface (GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis
grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar
dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah
dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik. Dari sinilah
konsep operating sistem berkembang sehingga muncul berbagai macam OS berbasis
GUI seperti : Linux, Mac-OS dan Microsoft.
Mac OS atau Macintosh Operating System merupakan sistem
operasi pertama yang sukses dengan antar muka grafis (GUI), sistem operasi
tersebut diperkenalkan oleh Apple Computer pada tahun 1984. Sistem operasi
modern untuk PC saat ini didominasi oleh Microsoft Windows yang pertama kali
diperkenalkan pada tahun 1985. Popularitas Windows saat ini mendapat perlawanan
dari Linux dengan sifat open sourcenya dan dukungan pengembangan berbagai
distro. Linux merupakan keluarga sistem operasi mirip UNIX, Kernel Linux
disusun pertama kali oleh Linus Torvalds pada tahun 1991.
Sejarah Microsoft Windows Petualangan Allen bersama Bill Gates
bermula di suatu musim dingin pada tahun 1974. Saat itu, Allen yang baru 21
tahun membeli edisi terbaru majalah teknologi, Popular Electronics. Isi majalah
itu begitu menarik, sehingga Allen dengan semangat menunjukkannya kepada
sahabatnya, Gates. Majalah itu mengulas soal Altair 8800, PC (personal
computer) pertama di dunia buatan Micro Instrumentation and Telemetry System
(MITS). Allen mengetahui bahwa mereka bisa membuat program penerjemah BASIC
untuk alat tersebut, setelah mendapat panggilan telepon dari Gates yang
mengklaim bahwa mereka punya penerjemah, MITS langsung minta didemonstrasikan.
Karena saat itu mereka memang tidak punya penerjemah, Allen membuat sebuah
simulator untuk Altair, sementara Gates mengembangkan penerjemahnya. Meski
mereka mengembangkan penerjemah pada sebuah simulator bukan dengan alat
aslinya, namun penerjemah tersebut beroperasi dengan sangat mulus ketika
didemonstrasikan kepada MITS di Albuquerque, New Mexico pada bulan Maret 1975,
MITS setuju mendistribusikan dan memasarkannya dengan nama Altair BASIC.
Mereka secara resmi mendirikan Microsoft tanggal 4 April
1975 dan mengangkat Gates sebagai CEO. Allen mencetuskan nama
"Micro-Soft", seperti yang dikatakan dalam artikel majalah Fortune
tahun 1995. dan juga sejarah kelahiran Microsoft ini dipaparkan secara lengkap
oleh Allen sendiri lewat buku berjudul Idea Man. Pada bulan Agustus
1977, perusahaan ini membuat perjanjian dengan ASCII Magazine di Jepang dan
berujung pada pendirian kantor internasional pertamanya, "ASCII Microsoft".
Perusahaan ini pindah ke kantor barunya di Bellevue, Washington pada bulan
Januari 1979. Singkat cerita, pada tahun 1975, Allen dan Gates mendapatkan
kontrak untuk memasok BASIC sebagai software pengisi Altair.
Lahirlah Microsoft. Microsoft memasuki bisnis SO (sistem
operasi) pada bulan 1980 dengan UNIX versinya sendiri bernama Xenix, akan
tetapi pada masa itu justru Sistem Operasi CP/M (Control Program for
Microcomputer) yang dikembangkan oleh Gary Kildall dari Digital Research, Inc
lebih mendominasi persaingan OS untuk Microcomputer, yaitu antara 1970 sampai
1980, sehingga CP/M menjadi “Standar Industri” untuk semua platform Mikrokomput
ka peluncuran IBM PC pada bulan Agustus 1981 membawa polemik, pasalnya
perusahaan lain Non-IBM harus melakukan rekayasa teknologi mundur sehingga
perangkat kerasnya dapat kompatibel dengan IBM PC. Maka, dari sinilah Microsoft
langsung menjadi vendor sistem operasi terdepan pada masanya dan IBM menjadi
vendor personal computer terdepan pada masanya.
Demikian
ulasan singkat sejarah sistem operasi,terimakasih telah mengunjungi blog saya.Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan, semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb