= *KONSEP KERJA PAYTREN* =Konsep kerja PAYTREN sangat mudah dan sederhana1. BELI LISENSINYAAnda daftar dengan cara : beli lisensi Rp.350.000,- (Paket Basic) sekali seumur hidup. Free Aplikasi Paytren + Hak Usaha. Aplikasi Paytren On Hand. 2. Gunakan Aplikasi PAYTREN
Untuk melakukan pembayaran
tagihan bulanan Anda / orang lain dan transaksi lainnya.
Apa saja yg bisa dilakukan aplikasi paytren :
- Isi pulsa 3. DAPATKAN CASHBACKAnda akan mendapatkan cashback dari setiap transaksi pribadi dan komunitas yang disetiap transaksi sudah ada nilai sedekah. 4. Anda mau Komisi LEBIH BANYAK?????
Rekomendasikan pada orang lain untuk ikut memakai Aplikasi Paytren dan ajarkan mereka cara menggunakannya.
(Dari kegiatan membangun inilah yang kelak menjadi INCOME TANPA BATAS
gabung paytren untuk kesejahteraan masa TUA ANDA.
Informasi dan cara pendaftaran hubungi
Executive paytren |
Recent Posts
Tuesday, December 12, 2017
KONSEP KERJA PAYTREN
ALASAN ANAK KOSAN PULANG KAMPUNG
Alasan Anak Kost Untuk Pulang Kampung.. . . . Kalau mendengar kata “anak kost,” yang suka muncul di pikiran orang pasti tentang kisah seorang anak rantauan yang di awal bulan makan rendang dan di akhir bulan makanin bumbunya doang. Keras hidupnya. Untuk anak kost sendiri biasanya selalu dikait-kaitkan dengan sifat mandiri, padahal belum tentu. Masih banyak anak kost yang baru beberapa bulan ngerantau, tapi tau-taunya mendadak pulang ke rumah.Umm, kok gitu ya? Kamu tau gak alasannya mereka suka pulang ke rumah itu apa? Yak betul! Jawabannya: ra-ha-si-a. Tapi gw bocorin deh di sini. Kebetulan gw juga pernah jadi anak kostan Biasanya ini nih alasannya anak kost pulang... $-Nggak Punya Duit-$Buat jadi anak kost itu nggak mudah, harus bisa mandiri dan bisa ngatur keuangannya dengan baik. Karena kalo sekalinya anak kost punya sifat boros, bisa jadi di awal bulan makan ayam bakar, di akhir bulan cuma makanin arengnya doang.Tapi untuk kasus di atas ini emang banyak, biasanya yang suka ngalamin itu anak kost kemarin sore alias anak kost baru. Jadi ya kalau udah kayak gini nggak ada cara lain deh selain pulang ke rumah. $-Libur Panjang-$Yang namanya orang ngekost tentunya rumahnya nggak ada yang deket, kebanyakan dari luar pulau semua (luar pulau gadung atau pulau gebang), jadi buat balik ke rumah secara rutin tiap minggu rasanya nggak mungkin, boros ongkos. Maka dari itu biasanya anak-anak kost itu pada balik ke rumah pas libur abis ujian, kan liburnya anak kuliahan bisa dua sampe tiga bulanan tuh, baru deh dipuasin buat kangen-kangenan sama orang tua, adek, abang, adeknya abang, abangnya adeknya abang, abangnya adeknya abangnya adek, dan seterusnya. $-Kangen Makanan Emak-$Kebanyakan anak kost asalnya emang dari luar pulau, tapi bukan berarti nggak ada anak kost yang rumah asalnya itu deketan sama rumah kost-nya, semisal kost-nya di Jakarta, rumah aslinya Bogor. Buat tipe anak kost yang rumahnya deket ini sih fleksibel, bisa kapan aja pulang… asalkan ada waktunya. Dan biasanya, anak kost kayak gini punya alasan pulang itu bukan lagi kepengin liburan, tapi kangen sama makanan emak. Karena pada kenyataannya emang nggak ada yang bisa ngalahin masakan emak sih, apalagi emak-emak di warung Padang. $-Pakaian Kotor Numpuk-$Anak kost nggak selamanya mandiri semua. Dan indikator mandiri itu macem-macem, tapi banyak di kalangan para koster (sebutan gaul anak kost), yang nggak bisa nyuci sendiri, jadilah mereka bisanya pake jasa laundry. Dan kalau udah menuju tanggal tua, uang buat nyuci biasanya dialihkan buat beli mie instan, dan pakaian kotor jadinya udah numpuk. Akhirnya si koster pun memutuskan pulang bawa tas gede segembol berisi baju dan kolor yang pada kotor. Pulang-pulang nambah kerjaan aja buat buat nyokap. Gak tau diri emang. WKWKWKW |
HATI HATI BERITA HOAXXXX
*TIPS MENANGGAPI BERITA HOAX*.. . . Kita ini kadang aneh. Seringkali disuruh melakukan atau memikirkan sesuatu, tanpa nyuruhnya secara parsial. Disuruh anti korupsi, tapi kadang infonya sepintas lalu. Istilahnya, gak dikupas secara komprehensif gitu lho. Atau disuruh memiliki semangat nasionalisme, tapi apa saja yang membuat semangat itu tumbuh, mekar dan berkembang? Pada gak kasi jawaban. Demikian pula menanggapi beragam hoax dan isu yang tumbuh bermunculan bagaikan jamur dimusim penghujan. Kita disuruh waspada dan ikut serta menangkal munculnya isu. Tapi, dengan apa? Dan bagaimana? Terbaru, kasus isu-isu liar yang ramai diperbicangkan adalah kasus saracen dan isu panas kebangkitan PKI. Dan lihatlah beranda maupun ciutan di medsos. Ramai, seru, heboh, sekaligus menjengkelkan. Yuk, kita coba memberikan sedikit kontribusi bagi para pembaca sekalian. Syukur-syukur di share, biar orang-orang bisa menemukan secercah harapan dipadang pasir luas nan gersang ini, untuk merespons beragam hoaxmaupun isu. Berikut tips yang bisa dicoba untuk menangkal serangan rudal Kim Jon Un. Kok sampai kesana? Apa hubungannya? Nanti saya jelaskan. *1. Temukan Sumber Api*Hoax atau Isu, kita analogikan seperti api. Karena titik api, pada umumnya menyebarkan asap kemana-mana. Setuju ya? Jika mendapatkan hal ini dimana saja kita temukan, baik di dunia nyata maupun dunia maya, segera temukan sumbernya. Teliti dengan benar, apakah sumber info yang kita dengar valid. Bagaimana menentukan sumber yang valid? Sabar, ada di tips berikutnya. Makanya bacalah sampai tuntas. Setelah sumber api ketemu, silakan dianalisa dengan baik dan benar. Saya ambil satu contoh. "Dengan Hormat, kami dari PT. PLN (Pembangkit Listrik Negara) Tbk, Mengundang saudara untuk melakukan test interview Pada....bla...bla....." Untuk informasi, silakan kunjungi website kami di www.ptpln.blogspot.com" Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT. PLN (Pembangkit Listrik Negara) Tbk." Nah, ada yang aneh. Sejak kapan PLN jadi Tbk? Apa iya, perusahaan sekelas PLN pake domain blogspot? Mana pakai pesan moral lagi. Penipu sok ingatin awas ketipu. Huasyuuuw...!!! Atau pernah dapat sms yang isinya "kabar sesat" bahwa kita sedang memenangkan sebuah hadiah undian? Yang ujung-ujungnya kita disuruh mentransfer sejumlah uang? Hati-hati ya? Silakan tanya siapa saja jika masih ragu. Jangan serta merta percaya atas isu atau hoax apapun yang sedang melintas didepan mata. Cari dan temukan sumber apinya. Dengan demikian, selain kita bisa menganalisa kebenaran dari sebuah berita, kita juga turut serta menyelamatkan orang-orang disekitar, terutama yang keranjingan medsos. Biasanya, mereka adalah manusia unyu-unyu yang kadang tidak sadar, bahwa dunia maya sejati-nya adalah dunia yang juga memiliki tepian. *2. Gunakan Literatur Sebagai Pembanding*Bila contoh kasus diatas adalah kasus remeh temeh seputar penipuan dunia kerja dan iming-iming hadiah, maka kita bahas kasus yang terbaru. Isu kebangkitan PKI. Kata PKI telah sekian lama menjadi momok dan tentu saja, sangat amat tabu sekali membicarakan hal ikhwal tentang PKI. Bahkan, kata horor ini kesannya jauh menyeramkan dibandingkan film Pengabdi Setan yang saat ini sedang di coba dirilis ulang dengan versi terbaru. Udah pernah nonton? Sumpah, saya ga bohong. Itu adalah film horor paling menyeramkan yang pernah saya saksikan. Coba tonton kalau ente laki-laki sejati. Mengenai isu PKI ini, kita termasuk generasi beruntung dimana perkembangan teknologi internet melaju pesat. Sayangnya, hal ini berbanding terbalik dengan minat baca masyarakat. Betul ya? Untuk apa internet? Kita bisa mengakses ratusan bahkan ribuan artikel yang mengupas tentang sejarah PKI. Selain sumber berdasarkan internet, yang terpenting, kita bisa mengkaji hal apa saja berdasarkan dari sebuah buku. Tapi, bukan buku Enny Arrow dan sejenisnya. Namun buku yg benar-benar telah melalui serangkaian proses penelitian dan buku tersebut sudah mengantongi izin terbit dari instansi terkait. Ambillah beberapa buku dengan tema sama meskipun pandangan penulisnya berbeda. Dengan demikian, kita akan kaya dengan informasi yang tersaji, dimana info tersebut kebenarannya secara akademik telah teruji. Nah, kembali pada topik tentang isu kebangkitan PKI, menyadur pandangan dari dua sisi yang berbeda, bagi saya pribadi bukanlah ajang untuk membenarkan sejarah PKI seperti yang selama ini didoktrin ke kita. Bukan pula menjadikan saya sebagai lakon antagonis dalam pusaran pro dan kontra terkait sejarah PKI. Namun hanya menyingkapnya sebagai bagian dari sejarah kelam di negara kita. tu sebabnya, kesalahan pada masa lalu adalah dengan mengubur sedalam-dalamnya sepak terjang gerakan ini, bahkan tidak membuka sedikit pun ruang untuk dijadikan sebagai bahan analisa secara akademik. Saya yakin, meskipun larangan terhadap PKI ibarat berjalan sendirian dilorong gelap yang bisa saja kanan kirinya ada puluhan ular yang siap mematuk, namun pencarian historis tentang sejarah ini masih dilakukan meski secara diam-diam. Dan, untuk menjawab itu semua, meski tak harus semua benar, buku adalah referensi yang tepat. Dan lagi, buku adalah lawan yang sepadan menangkal isu. Lawanlah isu dengan buku. Jadikan buku ini sebagai acuan. Bukan malah status dan cuitan di medsos lantas dijadikan referensi. Apa kita tahu ternyata pembuat status sedang mabuk kecubung? Atau sedang sakaw berat? Tapi karena dasar para follower-nya sudah fanatik buta, mau salah atau tidak, yang penting junjungannya selalu benar. *3. Kedepankan Asas Cover Both Side*Istilah ini tentu saja akrab dengan teman-teman yang berprofesi sebagai jurnalis. Saking pentingnya kode etik ini, tak beda dengan transfer uang jatah bulanan ke istri. Coba aja berani-berani stop jatah bulanan. Bisa-bisa tidur diemperan. Demikian halnya dengan kode etik ini. Jika sampai tidak menggunakan kaidah-kaidah sebagaimana tertuang dalam asas cover both side, alamat berita yang tersaji akan berakhir pada caci maki dan mengenaskan seperti cerita dalam sinetron religi. Asas Cover both side, adalah metode mengumpulkan berita dari berbagai sumber. Intinya adalah sebuah perimbangan. Baik bersumber dari pihak yang pro, atau yang bersebrangan. Contoh, saya bikin pengumuman tentang pertunangan saya dan akan menikah dengan Selena Gomez. Jangan langsung percaya. Coba telusuri sumber beritanya. Bisa saja itu hanya halusinasi tingkat provinsi. Lah wong muka saya remek kayak kaleng Khong Guan kelindes truk, bisa-bisanya ngaku tunangan sama doi. Jadi, dengan berpedoman pada asas ini, kita berharap terhindar dari berita hoax atau isu yang tidak bertanggungjawab. *4. Tahan Jemarimu*
Apa maksudnya ini? |
TIPS AGAR SUAMI BERHENTI MEROKOK
- TIPS AGAR SUAMI BERHENTI MEROKOK --- - - - Efek buruk merokok rasanya sudah diketahui oleh semua orang, bahkan di kotak rokok pun bahayanya sudah terpampang dengan jelas. Salah satu efek yang cukup terasa bagi yang lagi program hamil adalah rokok dapat memperburuk kualitas sperma. Namun sayangnya, mengetahui resiko terburuknya sekalipun tak berhasil membuat para perokok berhenti. |
TIPS BERMAIN GITAR
Tips cara bisa bermain gitar ...Cara bermain gitar yang baik dan benar adalah bermain dan menghasilkan nada yang harmonis dan dapat mengiringi sebuah lagu. Bila sobat bermaingitar dengan asal-asalan, maka akan menghilangkan harmoni dari pada gitar tersebut.Belajar bermain gitar melalui beberapa tahap diantaranya, pemula, menengah dan tingkat mahir. Saya hanya akan membahas tentang cara bermain gitar bagi pemula, sedangkan untuk tahap menengah dan mahir akan saya bahas di lain kesempatan.Teknik bermain gitar bagi seorang pemula hanya berkisar pada pengenalan kord dan memadukan kord sehingga dapat mengiringi sebuah lagu. Agar dapat mengiringi sebuah lagu maka sobat harus menguasai kord yang akan digunakan, misalnya nada dasar dari lagu tersebut adalah do=C maka dasar dari kord yang akan dimainkan adalah C-F-G, sedangkan dasar kord minor adalah Am-Dm-Em. Kord merupakan dasar bermain gitar maka diusahakan agar sobat tidak lupa dengan berbagai macam kord sehingga cara bermain gitar sobat
bisa di lihat rapi dan dapat mengiringi lagu dengan baik dan benar.
Beberapa tips bermain gitar yang akan saya berikan ini akan membantu sobat bermain gitar dengan baik.
1. Kuasailah lagu yang akan dimainkan. |




